{"id":133,"date":"2008-05-14T16:43:35","date_gmt":"2008-05-14T16:43:35","guid":{"rendered":"http:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/?p=133"},"modified":"2008-05-14T16:43:35","modified_gmt":"2008-05-14T16:43:35","slug":"mengaca-pada-venezuela","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/?p=133","title":{"rendered":"Mengaca Pada Venezuela"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Jakarta, 13 mei 2008<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/handsoffvenezuela.org\/indo2\/wp-content\/uploads\/2008\/05\/imag0160-e1276852446836.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-135 alignleft\" title=\"imag0160.JPG\" src=\"https:\/\/handsoffvenezuela.org\/indo2\/wp-content\/uploads\/2008\/05\/imag0160-e1276852446836.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"187\" \/><\/a>Sekelompok perempuan di Kelurahan Duripulo, Gambir, Jakarta Pusat, yang dimotori oleh Ivo dan Vivi dari Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika, Selasa malam tanggal 13 Mei 2008 menggelar pemutaran film dan diskusi tentang Venezuela. Acara ini digelar guna merespon rencana pemerintah Indonesia menaikkan harga BBM pada 1 Juni nanti. Meskipun tidak seperti yang diharapkan, sekolompok perempuan yang sebagian besar ibu-ibu rumahtangga tersebut tampak serius mengikuti acara hingga akhir. \u201cKita telah melihat bersama peristiwa-peristiwa politik yang terjadi di Venezuela dan kita bisa belajar dari sana,\u201d kata Ivo, koordinator acara dan sekaligus pendamping komunitas perempuan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/handsoffvenezuela.org\/indo2\/wp-content\/uploads\/2008\/05\/imag0163-e1276852563915.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignright size-full wp-image-134\" title=\"imag0163.JPG\" src=\"https:\/\/handsoffvenezuela.org\/indo2\/wp-content\/uploads\/2008\/05\/imag0163-e1276852563915.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"187\" \/><\/a>Toni, dari Hands Off Venezuela \u2013 Indonesia, mengatakan bahwa rakyat miskin harus bersatu dan menuntut agar pemerintah menasionalisasi sumber-sumber minyak yang sekarang dikuasai oleh perusahaan-perusahaan asing yang menyebabkan krisis energi di negeri ini. Toni juga menyerukan agar rakyat melawan rencana kenaikan harga BBM pada tanggal 1 Juni 2008 mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Hands Off Venezuela \u2013 Indonesia, Jesus SA, juga hadir dalam acara ini. Jesus mengatakan bahwa kita bisa belajar banyak dari rakyat miskin Venezuela yang mampu menorganisir diri dan bergerak. Menurut Jesus, kekayaan alam negeri ini (Indonesia) seharusnya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya, rakyat menjadi gelandangan di negeri sendiri dan kemakmuran hanya bisa diakses oleh segelintir orang. \u201cJika Venezuela bisa bangkit dari krisis akibat penjajahan modal asing dan mati-matian berjuang melawan mereka, kita seharusnya juga bisa,\u201d begitulah kata Jesus di akhir acara tersebut. (HOV-Indonesia)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 13 mei 2008 Sekelompok perempuan di Kelurahan Duripulo, Gambir, Jakarta Pusat, yang dimotori oleh Ivo dan Vivi dari Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika, Selasa malam tanggal 13 Mei 2008 menggelar pemutaran film dan diskusi tentang Venezuela. Acara ini digelar guna merespon rencana pemerintah Indonesia menaikkan harga BBM pada 1 Juni nanti. Meskipun tidak seperti yang &hellip; <a href=\"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/?p=133\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Mengaca Pada Venezuela&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0},"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/133"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=133"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/133\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.handsoffvenezuela.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}